You are here
Standar Bayaran: Saya Subsidi Coaching NLP Pelatihan Menulis Buku 

Standar Bayaran: Saya Subsidi

Di luar materi pelatihan, pembicaraan yang hangat dengan panitia penyelenggara adalah tentang, “Berapa fee pembicaranya, Mas?” Awalnya, pembicaraan seperti ini bikin kikuk. Rasanya tak nyaman untuk dibicarakan. Namun, jika tak dibicarakan di depan, akan tidak nyaman di belakang. Saya kemudian belajar, hal seperti ini sudah standar untuk dibicarakan. Meski tidak ada formula baku, atau tidak juga harus dibakukan, namun batasan tetap sebaiknya dibuat. Ukurannya sederhana: profesionalitas. Pekerjaan profesional itu terukur. Materinya terukur, metodenya terukur, hasilnya terukur. Maka, bayarannya pun mesti terukur. Dengan begitu, pengundang juga bisa mengukur kemampuan mereka, apakah…

Read More
Menulis Teks Pidato yang Hidup Coaching Menulis NLP story writing 

Menulis Teks Pidato yang Hidup

Pidato, bolehkah dengan membaca teks? Tentu boleh. Dengan membaca? Ya, dengan membaca. Di kelas-kelas public speaking, pidato dengan membaca diajarkan. Tujuannya sederhana: supaya tidak terdengar membaca meski memang terlihat membaca. Neh, itu tentang membacakan pidato tertulis. Bagaimana dengan menulis pidato untuk dibacakan? Ini ilmu yang berbeda. Tidak secara khusus diajarkan di kelas public speaking karena umumnya public speaking trainer berlatar pembicara. Bukan penulis. Saya, karena berlatar belakang penulis, yang senang berbicara di depan publik, mempelajari secara khusus metode yang tidak diajarkan di kelas public speaking tersebut. Dari pembelajaran tersebut saya…

Read More
Bangun, Selesaikan! Buku Coaching Menulis NLP Pelatihan Menulis Buku 

Bangun, Selesaikan!

Menulis, bagi yang bukan penulis, terasa seperti siang dalam bayang-bayang hantu. Terang namun terasa gelap. Riuh namun sunyi mencekam. Optimistis sekaligus ingin pasrah. Lebih-lebih menulis buku. Mereka yang bukan penulis merasa deg-degan ketika bicara tentang impiannya menulis buku. “Idenya sudah di kepala semua. Tinggal menuangkan,” dengan mata berbinar-binar mereka tampak begitu gembira.   Turunkan impian dekati kenyataan Dulu, ketika belum kenal NLP (neuro-linguistic programming) dan kemudian memperdalam coaching, saya berpikir bahwa ungkapan seperti itu adalah pertanda bahwa coachee saya tinggal dipecut sedikit untuk mewujudkannya. Rasanya berbunga-bunga tatkala membayangkan tak berapa…

Read More
Liburan di Rumah? Menulis Yuk… Coaching Copywriting Menulis NLP 

Liburan di Rumah? Menulis Yuk…

Setiap akhir pekan, lebih-lebih ketika pekannya panjang karena ada tanggal merah yang menyertainya, saya terpikir untuk bertanya, apakah semua orang pasti berlibur? Ehm, maksud saya apakah liburan selalu diartikan sebagai ke luar rumah atau ke luar kota dan mengunjungi objek wisata? Rupanya tidak. Ada banyak orang, mungkin termasuk anda, yang menjadikan libur akhir pekan sebagai waktu yang tepat untuk berdiam di rumah. Atau, tetap pergi ke luar rumah dan menghabiskan waktu di vila-vila di puncak gunung atau tepi pantai demi meneguk kesunyian. Saya termasuk yang ini. Akhir pekan adalah waktu…

Read More
Tulisan Kreatif, Media Efektif Bangun Personal Branding Buku Copywriting NLP 

Tulisan Kreatif, Media Efektif Bangun Personal Branding

Banyak eksekutif HRD (human resource development) menceritakan betapa tidak mudahnya menerima, mengelola, dan memromosikan SDM (sumber daya manusia) di perusahaan mereka sekarang. Satu hal menonjol yang kerap mereka kemukakan adalah betapa rendahnya kemampuan SDM dalam mengenalkan siapa diri mereka. “Banyak pelamar kerja yang gagal saat menempuh tes wawancara. Umumnya mereka gagap dalam menceritakan siapa diri mereka,” ujar seorang teman praktisi perekrutan karyawan. Lanjutnya, umumnya para pelamar itu tidak mengenal siapa dirinya, apa potensinya, dan lebih-lebih cita-citanya. Jika pun ada yang kenal, banyak yang tidak mampu mengartikulasikan dirinya secara berani dan…

Read More
Hukum AHOK Copywriting Menulis NLP 

Hukum AHOK

Sebelum ada yang men-delcon, saya hendak sampaikan pernyataan sikap saya: Konon, setelah katarak, iritasi yang paling membutakan adalah politik dan agama. Keduanya memenuhi syarat-syarat ini:# Alur Sebab ada amnesti pajak, lalu ada negara yang kebakaran brankas. Mereka risau ketika negara tetangga mulai lebih digdaya darinya. Demo “50 ribuan” itu terjadi setelah ontran-ontran yang bikin pengilaf pajak sembah sujud mohon ampun. Sesudahnya apa? # Harapan Sebagian hanya berharap dapat selembar duit buat makan apa hari itu. Sebagian berharap, gerakan itu jadi menu pembuka mau memakan siapa. Sebagian lagi berkubang di ilusi,…

Read More
Pensionate Writing: Pensiun Bergairah dengan Menulis Buku Coaching Menulis NLP 

Pensionate Writing: Pensiun Bergairah dengan Menulis

Sebagian besar karyawan tidak siap pensiun. Fakta ini tak terbantahkan. Ada saja alasan ketidaksiapan itu: Biasa sibuk, lalu beraktivitas apa? Biasa terima gaji, lalu penghasilan dari mana? Biasa dihormati karena jabatan, lalu status sosial bagaimana? Ah… betapa mencemaskan jika pensiun sakit karena tidak punya kegiatan   Ya, memang, masa pensiun disarankan untuk dinikmati sebagai masa beristirahat. Sudah cukuplah bekerja sekian puluh tahun. Namun, mengisi sepanjang hari dengan beristirahat tidaklah baik. Banyak pensiunan justru jatuh sakit, pikun, dan dirundung sedih ketika secara drastis tercerabut dari kehidupannya. Ada panggilan hati yang tak…

Read More
Mau Menang? Kuasai 5 Isi Pikiran Juri Lomba Menulis Coaching Lomba Menulis NLP 

Mau Menang? Kuasai 5 Isi Pikiran Juri Lomba Menulis

Anda sering ikut lomba menulis? Sudah, dan tersingkir? Anda penasaran bagaimana sih supaya bisa lolos ke babak final, syukur menjadi pemenang? Saat SMA, untuk pertama kali, saya ikut lomba menulis resensi buku. Untuk terakhir kali pula saya mengikuti lomba menulis. Saya memulai dan mengakhiri dengan satu piala berdiri megah: juara 1. Saya bersyukur, sekali ikut langsung menang. Sekaligus saya sedih, secepat itu saya mencapai puncak. Tak pernah kecewa, langsung bangga. Hmm, sombong ya? Sesudah itu apakah saya tak lagi menulis? Oh, sejak itu saya justru saya rajin menulis. Saya hanya…

Read More
Menulis Biografi Tepercaya dan Tepat Sasaran Coaching Menulis NLP 

Menulis Biografi Tepercaya dan Tepat Sasaran

“Mas, boleh kirimkan biodata anda via email?” Pernahkah anda mendapatkan permintaan seperti itu? Entah untuk kepentingan melamar pekerjaan, permintaan penawaran sebagai pembicara training, atau hendak tergabung dalam asosiasi profesional. Tentu pernah, bukan? Menariknya, ke depan, di era digital, komunikasi tertulis untuk kebutuhan seperti itu semakin tinggi. Kita akan makin sering berkontak lewat teks. Teks pula yang akan banyak menolong kita berkelana ke mana-mana. Nah, supaya kita semakin siap melayari samudera komunikasi tertulis tersebut, mari bersiap sejak sekarang. Jika ada yang meminta biodata kita, langkah apa saja yang perlu kita tempuh?…

Read More
5 Langkah Menulis Naskah Pidato Memukau Menulis NLP 

5 Langkah Menulis Naskah Pidato Memukau

Berpidato di depan publik bukan perkara gampang. Baik bagi yang sudah terbiasa maupun belum, pidato yang baik tetaplah pidato yang dipersiapkan secara baik pula. Nah, salah satu persiapan terbaik yang biasa ditempuh orator terbaik adalah menuliskan naskah pidatonya terlebih dulu. Bukan selalu untuk dibacakan melainkan untuk dipahami isi dan alur penyampaiannya. Nah, bagaimanakah menulis teks pidato yang baik secara isi dan memukau ketika disampaikan? Sambil menyiapkan diri, silakan simak anjuran berikut ini:   Kuasai materi presentasi Semakin dekat kita dengan materi yang kita bawakan semakin baik. Dekat artinya merupakan topik…

Read More